Langkah Awal memulai Usaha Katering


memulai usaha katering

Usaha katering makanan adalah bisnis yang bergerak di bidang penyediaan makanan dan minuman untuk acara tertentu, baik itu acara pernikahan, ulang tahun, rapat bisnis, makan siang, atau acara lainnya. Bisnis katering makanan bisa dilakukan dengan skala kecil seperti katering rumahan atau skala besar seperti katering untuk perusahaan besar atau acara besar lainnya.

Pada umumnya, usaha katering makanan menyediakan jasa dalam bentuk paket makanan yang mencakup hidangan utama, makanan pendamping, minuman, dan juga pelayanan untuk menyajikan makanan tersebut. Selain menyediakan hidangan, beberapa usaha katering juga menyediakan jasa dekorasi dan peralatan pesta seperti kursi, meja, tenda, dan sound system.

Usaha katering makanan membutuhkan keterampilan dalam mengolah makanan yang lezat, memilih bahan makanan yang berkualitas, serta kemampuan dalam mengelola bisnis. Katering makanan juga harus memiliki standar kebersihan dan sanitasi yang tinggi, karena hal tersebut sangat penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan dan kredibilitas bisnis. Langkah Awal memulai Usaha Katering yang salah ini bisa membuat bisnis tidak berkembang, bahkan gulung tikar.

Berikut adalah beberapa langkah awal yang dapat Anda lakukan untuk memulai usaha katering makanan


1. Menentukan Jenis Katering

Menentukan jenis katering makanan yang ingin dijalankan merupakan hal yang penting untuk dilakukan sebelum memulai usaha katering. Berikut adalah beberapa jenis katering makanan yang dapat dipilih:
  • Katering rumahan: Jenis katering ini adalah layanan penyediaan makanan dan minuman yang disediakan oleh orang-orang yang menjalankan bisnis katering di rumah mereka sendiri. Biasanya, katering rumahan terdiri dari hidangan-hidangan yang dibuat di rumah dengan bahan-bahan segar dan sehat yang dipilih dengan hati-hati. Katering rumahan sering kali dipesan untuk acara-acara kecil seperti ulang tahun, reuni keluarga, atau pertemuan bisnis kecil. Katering rumahan dapat memberikan keuntungan bagi pelanggan karena biasanya lebih terjangkau dan dapat disesuaikan dengan preferensi makanan dan minuman yang diinginkan. Selain itu, katering rumahan juga dapat memberikan keuntungan bagi pemilik bisnis karena tidak perlu mengeluarkan biaya sewa atau operasional seperti pada bisnis katering yang lebih besar. Namun, karena bisnis katering rumahan bersifat kecil dan terbatas, maka kapasitas produksi dan pelayanannya pun tidak sebanyak bisnis katering yang lebih besar.
  • Katering harian: Jenis katering harian menyediakan makanan yang siap dimakan untuk pelanggan individu atau keluarga yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk memasak. Katering harian biasanya menawarkan variasi menu setiap hari., yang biasanya dipesan dalam jangka waktu pendek, seperti harian atau mingguan. Anda dapat menyediakan menu yang berbeda setiap harinya, dan pelanggan dapat memesan sesuai dengan kebutuhan mereka. Layanan katering harian dapat cocok untuk individu atau keluarga yang ingin memudahkan kegiatan memasak sehari-hari, atau untuk perusahaan yang ingin menyediakan makanan untuk para karyawan mereka. Biasanya, menu katering harian akan disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan selera makan pelanggan, dan dapat mencakup sarapan, makan siang, dan makan malam. Katering harian dapat menjadi solusi praktis dan efisien bagi mereka yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk memasak sendiri, atau bagi mereka yang ingin mencoba berbagai jenis makanan tanpa harus berlama-lama di dapur.
  • Katering makan siang: Layanan katering makan siang adalah layanan penyediaan makanan dan minuman untuk keperluan makan siang, yang biasanya dipesan untuk acara-acara khusus seperti pertemuan bisnis, seminar, atau rapat kerja. Menu katering makan siang biasanya mencakup hidangan ringan, hidangan utama, minuman, dll. Biasanya, menu katering makan siang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pelanggan, seperti menu vegetarian atau menu makanan halal. Layanan katering makan siang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan atau individu yang menyelenggarakan acara, karena dapat membantu menyederhanakan persiapan acara dan memastikan para peserta acara mendapatkan makanan dan minuman yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, layanan katering makan siang juga dapat memberikan kesan profesionalisme pada acara dan membantu menciptakan lingkungan yang nyaman bagi para peserta.
  • Katering khusus: Jenis katering ini adalah layanan penyediaan makanan dan minuman yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus pelanggan, seperti menu yang sesuai dengan diet khusus, makanan yang halal, makanan vegetarian atau vegan, makanan yang bebas dari alergen tertentu, atau makanan yang sesuai dengan tema acara tertentu. Pelanggan dapat memberikan permintaan spesifik terkait makanan yang diinginkan, dan penyedia layanan katering khusus akan mencoba untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Layanan katering khusus dapat memberikan keuntungan bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus terkait dengan makanan, seperti mereka yang memiliki alergi atau intoleransi makanan, atau mereka yang memilih untuk mengikuti diet tertentu. Selain itu, katering khusus juga dapat memberikan pengalaman yang lebih unik dan memuaskan bagi para tamu pada acara-acara khusus, karena menu dan presentasi makanan dapat disesuaikan dengan tema atau konsep acara tersebut.
  • Katering untuk sekolah: Jenis katering ini adalah layanan penyediaan makanan dan minuman untuk siswa dan staf sekolah. Layanan katering untuk sekolah bertujuan untuk memberikan makanan yang sehat dan bergizi bagi siswa dan staf sekolah, serta membantu menjaga kesehatan dan kesejahteraan mereka. Menu katering untuk sekolah biasanya mencakup hidangan utama, hidangan sampingan, dan minuman, yang disesuaikan dengan standar gizi yang dianjurkan. Katering untuk sekolah juga dapat mencakup makanan ringan untuk sarapan atau makan siang. Layanan katering untuk sekolah dapat memberikan banyak keuntungan, seperti memastikan siswa dan staf sekolah mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi, serta membantu mengurangi kekhawatiran dan beban tugas bagi para orangtua dalam mempersiapkan makanan untuk anak-anak mereka. Selain itu, katering untuk sekolah juga dapat membantu mengembangkan kesadaran dan kebiasaan makan yang sehat pada siswa dan membantu menjaga kualitas kesehatan mereka.
2. Siapkan peralatan dan perlengkapan

Berikut adalah beberapa peralatan dan perlengkapan yang biasanya dibutuhkan dalam layanan katering:
  • Alat memasak dan mempersiapkan makanan, seperti kompor, oven, panci, penggorengan, pisau, dan peralatan dapur lainnya.
  • Alat penyajian makanan, seperti piring, mangkuk, sendok, garpu, dan pisau. Biasanya, katering membutuhkan piring dan sendok garpu berkualitas tinggi yang tahan lama.
  • Peralatan penyimpanan dan pendingin makanan, seperti kulkas, freezer, kotak es, dan bak pendingin makanan. Ini penting untuk menjaga kualitas makanan dan keamanan pangan.
  • Kendaraan pengangkut makanan untuk mengirim makanan dari dapur ke lokasi acara.
  • Alat kebersihan, seperti sabun cuci tangan, tisu, sapu, dan penghapus debu untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja dan penyajian makanan.
  • Peralatan dan perlengkapan lainnya seperti perlengkapan pembersih, mesin kopi, dispenser minuman, alat pemotong daging, alat pemanggang, dan lain sebagainya.
3. Menentukan Nama Brand Untuk Katering
Menentukan nama brand untuk katering dapat menjadi tantangan tersendiri. Nama brand yang baik harus mudah diingat, mudah diucapkan, dan mencerminkan nilai-nilai yang diusung oleh bisnis katering tersebut. Berikut adalah beberapa tips untuk menentukan nama brand yang tepat untuk katering:
  • Pertimbangkan niche pasar: Pertimbangkan untuk menentukan nama brand yang menggambarkan niche pasar yang ingin ditargetkan oleh bisnis katering Anda.
  • Pertimbangkan kata sifat atau kata kerja yang kuat: Pilih kata sifat atau kata kerja yang kuat dan mudah diingat sebagai dasar nama brand Anda.
  • Pertimbangkan akronim: Jika ingin membuat nama brand yang mudah diingat dan singkat, Anda bisa mempertimbangkan penggunaan akronim dari kata-kata yang berkaitan dengan bisnis katering Anda.
  • Pertimbangkan asal kata: Anda bisa mempertimbangkan nama brand yang berasal dari kata dalam bahasa yang berkaitan dengan makanan atau acara katering yang disajikan.
  • Pertimbangkan kreativitas: Jangan takut untuk menggabungkan kata-kata atau membuat kata baru untuk menciptakan nama brand yang unik dan kreatif. Namun pastikan nama tersebut mudah diucapkan dan diingat.
  • Cek ketersediaan: Pastikan untuk memeriksa ketersediaan nama brand yang Anda pilih, baik untuk domain website maupun untuk registrasi merek. Jangan terlalu terburu-buru dalam memilih nama brand, ambil waktu yang cukup untuk memikirkan dan memilih nama yang tepat untuk bisnis katering Anda.
4. Cari Supplier Bahan Baku

Mencari supplier bahan baku untuk katering dapat dilakukan melalui beberapa cara, di antaranya:
  • Mencari supplier online: Banyak supplier bahan baku katering yang memiliki website atau marketplace online seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan lainnya. Anda bisa mencari supplier dengan kata kunci "supplier bahan baku katering" atau "supplier bahan makanan".
  • Menghubungi distributor bahan baku: Anda bisa menghubungi distributor bahan baku seperti distributor daging, sayuran, bumbu, dan lainnya yang biasanya menyediakan bahan baku untuk restoran, hotel, atau katering.
  • Bertanya pada supplier katering lain: Jika Anda mengenal beberapa supplier katering lain, Anda bisa bertanya pada mereka mengenai supplier bahan baku yang biasa mereka gunakan.
  • Mengikuti acara pameran atau expo: Pameran atau expo makanan biasanya menjadi tempat berkumpulnya supplier bahan baku dan peralatan katering. Dalam acara tersebut, Anda bisa mencari supplier bahan baku dan langsung berbicara dengan mereka.
  • Melakukan riset: Lakukan riset tentang supplier bahan baku yang memasok bahan makanan berkualitas tinggi dan dengan harga yang terjangkau. Anda bisa membaca ulasan atau review dari supplier tersebut untuk memastikan kualitas dan reputasi supplier tersebut.
Saat memilih supplier bahan baku untuk katering, pastikan untuk mempertimbangkan harga, kualitas, kecepatan pengiriman, dan layanan purna jual. Pilihlah supplier yang dapat memberikan bahan baku dengan kualitas terbaik dan harga yang wajar agar bisnis katering Anda dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

5. Promosikan Bisnis Katering Anda

Mempromosikan bisnis katering sangat penting untuk menarik pelanggan dan memperluas jangkauan pasar. Berikut adalah beberapa cara untuk mempromosikan bisnis katering Anda:
  • Membuat website: Membuat website bisnis katering yang profesional dan informatif bisa membantu mempromosikan bisnis Anda secara online dan menjangkau pelanggan yang lebih luas. Pastikan website Anda memiliki fitur yang mudah digunakan dan mencantumkan informasi tentang layanan katering yang Anda tawarkan, menu, harga, serta testimoni dari pelanggan sebelumnya.
  • Memanfaatkan media sosial: Gunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, atau Twitter untuk mempromosikan bisnis katering Anda. Anda bisa memposting foto menu katering, ulasan dari pelanggan, atau promo-promo menarik. Pastikan konten yang Anda bagikan menarik dan konsisten dengan merek bisnis Anda.
  • Beriklan secara online: Anda bisa mempertimbangkan untuk beriklan secara online di media sosial atau mesin pencari seperti Google AdWords. Dengan beriklan secara online, Anda dapat menjangkau pelanggan yang lebih banyak dan menarik minat mereka untuk menggunakan layanan katering Anda.
  • Menawarkan promo-promo: Berikan promo-promo menarik seperti diskon atau gratis pengiriman untuk menarik minat pelanggan. Anda juga bisa memberikan hadiah atau voucher untuk pelanggan yang merekomendasikan bisnis katering Anda kepada orang lain.
  • Berpartisipasi dalam event: Berpartisipasi dalam event seperti pameran makanan atau acara lokal lainnya dapat membantu meningkatkan brand awareness dan menjangkau pelanggan potensial. Anda bisa menyediakan sampel menu katering Anda dan mempromosikan layanan Anda di sana.
  • Menciptakan konten yang informatif: Buat konten informatif tentang makanan dan layanan katering Anda seperti resep, tips memilih menu, atau artikel tentang keuntungan menggunakan layanan katering. Konten-konten tersebut dapat diposting di website, media sosial, atau dikirimkan ke pelanggan melalui email dll.
  • Melakukan kerja sama dengan pihak lain: Anda bisa melakukan kerja sama dengan pihak lain seperti event organizer, penyelenggara acara, atau hotel dan restoran untuk mempromosikan layanan katering Anda.
Ingatlah bahwa promosi bisnis katering harus konsisten dan berkelanjutan agar berhasil. Selalu gunakan pendekatan yang kreatif dan beradaptasi dengan tren pasar agar bisnis katering Anda dapat berkembang dan sukses.

6. Fokus Pada Kualitas

Kualitas katering sangat penting untuk membuat acara atau pertemuan menjadi sukses. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk memastikan kualitas katering yang baik:
  • Bahan baku yang berkualitas tinggi: Pastikan katering Anda menggunakan bahan baku yang segar, berkualitas tinggi, dan sesuai standar keamanan pangan.
  • Teknik memasak yang baik: Katering harus mempunyai tim memasak yang ahli dalam teknik memasak dan penyajian makanan. Kualitas makanan akan sangat tergantung pada teknik memasak yang diterapkan.
  • Penggunaan bumbu yang tepat: Setiap masakan mempunyai bumbu yang khas dan harus diatur dengan tepat agar rasa makanan menjadi enak.
  • Kemasan dan penyajian yang menarik: Katering juga harus memperhatikan tampilan kemasan dan penyajian makanan agar menarik dan membuat pelanggan merasa terkesan.
  • Pelayanan yang baik: Katering yang baik harus mempunyai tim pelayanan yang baik dan ramah dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Hal ini akan mempengaruhi suasana acara dan membuat pelanggan merasa nyaman.
  • Kontrol mutu yang ketat: Katering harus mempunyai kontrol mutu yang ketat dalam setiap tahapan pembuatan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengiriman makanan ke lokasi acara.
7. Pembukuan

Pembukuan bisnis katering sangat penting untuk mengontrol arus kas, melacak pendapatan dan biaya, serta memastikan kelangsungan bisnis yang sehat. Berikut adalah beberapa tips dalam melakukan pembukuan katering:
  • Buatlah rekening bank bisnis: Buatlah rekening bank bisnis terpisah dari rekening pribadi untuk memudahkan pencatatan transaksi dan memisahkan keuangan pribadi dari bisnis.
  • Catat semua transaksi keuangan: Catat semua transaksi keuangan secara teratur dan akurat, baik itu pemasukan maupun pengeluaran. Gunakan software akuntansi untuk memudahkan pembukuan.
  • Kelompokkan transaksi keuangan: Kelompokkan transaksi keuangan berdasarkan jenisnya, seperti pembelian bahan baku, biaya operasional, dan pemasukan. Hal ini akan memudahkan dalam melakukan analisis keuangan.
  • Lakukan pencatatan persediaan: Lakukan pencatatan persediaan bahan baku dan barang-barang lainnya untuk memastikan persediaan selalu tersedia dan menghindari kehabisan stok.
  • Rekonsiliasi bank: Lakukan rekonsiliasi bank secara rutin untuk memastikan saldo rekening bank bisnis sama dengan catatan pembukuan.
  • Laporan keuangan: Buatlah laporan keuangan seperti laporan rugi-laba, neraca, dan arus kas secara teratur. Laporan keuangan akan membantu Anda memantau kesehatan keuangan bisnis dan mengambil tindakan yang tepat jika diperlukan.
  • Pelajari dan pahami perpajakan: Pelajari dan pahami peraturan perpajakan untuk menghindari masalah pajak di masa depan.
Dengan melakukan pembukuan bisnis katering dengan baik, Anda akan dapat mengontrol keuangan bisnis dengan lebih baik dan memastikan kelangsungan bisnis yang sehat.

Dengan mengetahui beberapa tips langkah awal memulai usaha katering di atas, semoga Anda tidak perlu ragu lagi untuk memulai usaha katering. Intinya adalah perencanaan yang matang, diikuti dengan pelayanan maksimal untuk para konsumen, dan jangan lupa berdoa untuk kesusksesan Anda.

Posting Komentar untuk "Langkah Awal memulai Usaha Katering"